Proyek Kolam Retensi Muara Enim Diterpa Isu Miring: Pengawas Arogan, K3 Terabaikan, Ada Apa?

MUARA ENIM, Kompasnewsinbestigasi.id – Proyek pembangunan kolam retensi di Muara Enim yang diharapkan menjadi solusi banjir, kini menuai sorotan tajam.

Selain minimnya penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), sikap arogan pengawas lapangan terhadap awak media memicu pertanyaan besar tentang transparansi proyek yang didanai APBD 2025 senilai Rp 6,4 miliar ini.

Minggu (26/10/2025), Madi, Pengawas Lapangan proyek yang dikerjakan oleh CV. C.L THREE, menunjukkan gestur tidak bersahabat saat tim jurnalis dari Tipikorinvestigasi.id melakukan kunjungan investigasi.

Dengan nada merendahkan profesi wartawan, Madi seolah menghalang-halangi peliputan.

“Dengan pongah bicara Wartawan tidak ada berani kesini apalagi kamu,” ujar Madi, yang kebetulan saat itu tidak mengenakan atribut lengkap karena kunjungan dilakukan di hari Minggu.

Sikap Madi ini kontras dengan semangat keterbukaan informasi publik. Lebih lanjut, minimnya penerapan K3 di lokasi proyek sangat disayangkan.

Tidak adanya pagar pengaman yang memadai di sekeliling area galian mengancam keselamatan warga sekitar, terutama anak-anak.

Padahal, idealnya, proyek kolam retensi harus dilengkapi dengan pagar keliling yang kuat, papan peringatan yang jelas, serta pengawasan aktif untuk mencegah akses dari pihak yang tidak berkepentingan.

“Seharusnya prosedur K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dalam pembangunan kolam retensi mencakup pemasangan pagar keliling untuk mencegah potensi bahaya, terutama bagi anak-anak,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Proyek yang ditargetkan selesai dalam 150 hari ini, diharapkan dapat mengurangi risiko banjir dan meningkatkan kualitas hidup warga Muara Enim. Namun, dengan berbagai masalah yang mencuat, muncul keraguan apakah proyek ini akan berjalan sesuai harapan.

Tim media Kompasnewsinbestigasi.id akan terus melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap fakta di balik kepongahan oknum pengawas lapangan dan dugaan penyimpangan dalam proyek kolam retensi ini. Masyarakat Muara Enim berhak tahu.

Sumber Investigasi Media

Penulis Editor Pewarta Sumsel

banner 300x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *