Muara Enim, Kompasnewsinvestigasi.id – Menanggapi berbagai kontroversi pemberitaan sepanjang tahun 2025, jajaran PD IWO Muara Enim menyatakan kesiapan untuk turun langsung melakukan pengawasan dan investigasi yang lebih intensif.
Hal ini ditegaskan oleh Pimpinan Daerah IWO Muara Enim, Bahri, yang mengingatkan para pemangku kepentingan untuk selalu waspada dan transparan kepada masyarakat. Kamis (01/01/2026).
“Di antara masyarakat, ada kami para kontrol sosial di Kabupaten Muara Enim. Kami terdiri dari banyaknya rekan-rekan organisasi kewartawanan dan organisasi masyarakat.
Semuanya tentunya akan selalu mengawasi dan menginvestigasi setiap kebijakan yang ada,” ujar Bahri.
Muskarel, Wakil Ketua PD IWO Muara Enim, menambahkan pandangan hukum internasional terkait tugas dan fungsi wartawan serta LSM.
“Dalam perspektif hukum internasional, tugas dan fungsi wartawan dilindungi oleh International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR) Pasal 19, yang menjamin kebebasan berpendapat dan berekspresi, termasuk kebebasan untuk mencari, menerima, dan menyampaikan informasi.
Sementara itu, peran LSM sebagai bagian dari civil society juga diakui dalam berbagai instrumen hukum internasional, seperti UN Declaration on Human Rights Defenders.
LSM memiliki hak untuk berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan, mengawasi kebijakan pemerintah, dan menyampaikan kritik yang konstruktif.
Kedua elemen ini, pers dan LSM, memiliki peran krusial dalam menjaga akuntabilitas dan transparansi pemerintahan,” jelas Muskarel.
Efriansyah, yang dikenal dengan Yansoha Gumai, turut menambahkan, “Kami akan lebih proaktif dalam menggali informasi dan fakta di lapangan.
Keterlibatan langsung ini penting untuk memastikan bahwa setiap informasi yang kami sampaikan akurat dan berimbang.”
Senada dengan itu, Indra, Sekretaris Jenderal PD IWO Muara Enim, pun angkat bicara.
“PD IWO Muara Enim akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk masyarakat sipil dan organisasi masyarakat lainnya, untuk bersama-sama mengawal pembangunan di Kabupaten Muara Enim.
Kami berkomitmen untuk menjadi mitra yang konstruktif bagi pemerintah daerah, namun tetap kritis dalam menjalankan fungsi kontrol sosial,” tegas Indra.
Menutup pernyataan, Deni Wijaya menambahkan, “Saya akan bergerak sesuai instruksi dan tetap dalam koridor kaidah jurnalistik. Profesionalisme dan etika akan menjadi landasan utama dalam setiap tindakan kami.”
Bahri menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen PD IWO Muara Enim untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal pembangunan di Kabupaten Muara Enim. (DW)










