Kompasnewsinvestigasi. Id~BANYUASIN – Warga Desa Tanjung Tiga, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, dibuat resah dan kerepotan. Pasokan listrik dari PT PLN (Persero) di wilayah tersebut dilaporkan mati total selama tiga hari tiga malam berturut-turut hingga saat ini belum menyala.
Kondisi ini dikeluhkan langsung oleh tokoh masyarakat Nirwani dan warga setempat yang merasa sangat dirugikan karena aktivitas sehari-hari terganggu parah.
“Kami sudah tidak tahan. Sudah tiga hari tiga malam listrik di sini padam total. Tidak ada tanda-tanda kapan akan diperbaiki atau dinyalakan kembali,” keluh tokoh masyarakat setempat kepada awak media, jum’at (17/4/2026).
Menurutnya, pemadaman yang terjadi secara mendadak ini membuat kehidupan warga menjadi sangat sulit. Penerangan rumah menjadi gelap gulita di malam hari, peralatan elektronik tidak bisa digunakan, hingga kebutuhan air bersih juga terganggu karena pompa air tidak bisa beroperasi.
“Selain gelap, kami juga kesulitan dapat air karena pompa butuh listrik. Belum lagi suhu udara yang panas, tanpa listrik rasanya sangat menyiksa. Kami tidak tahu apa penyebab pastinya, tapi yang jelas ini sudah terlalu lama,” tambahnya.
Tokoh masyarakat tanjung tiga pun mempertanyakan kinerja pihak PLN yang dinilai lambat dalam menangani gangguan ini. Padahal, listrik merupakan kebutuhan dasar yang sangat vital bagi masyarakat.
Melalui media ini, toko masyarakat dan warga Desa Tanjung Tiga Nirwani memohon dan mendesak manajemen PLN, baik di tingkat cabang maupun area, untuk segera turun tangan.
“Kami minta tolong kepada pihak PLN, tolong segera kirim tim teknisi ke sini untuk mengecek dan memperbaiki jaringan. Jangan biarkan kami terus-menerus hidup dalam kegelapan. Listrik ini hak kami yang harus dilayani dengan baik,” pinta tokoh masyarakat dengan nada mendesak.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PLN mengenai penyebab pemadaman dan estimasi waktu perbaikan.(itung)










