Muara Enim, Kompasnewsinvestigasi.id – Di tengah sorotan nasional terhadap efektivitas program bantuan sosial, Pemerintah Desa (Pemdes) Karang Endah Selatan mengambil sikap tegas.
Mereka mendesak dilakukannya resurvey mendesak terhadap penyaluran Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH), menyusul laporan yang mengkhawatirkan tentang distribusi yang jauh dari kata tepat sasaran. Minggu (23/11/2025).
Kepala Desa Karang Endah Selatan, Soryyan Fasmala, S.T. mengungkapkan kekecewaannya atas temuan bahwa mereka yang seharusnya menjadi prioritas justru terpinggirkan, sementara yang mampu masih menikmati fasilitas bantuan.
Ia menekankan bahwa ini bukan hanya masalah data, tetapi juga masalah keadilan sosial yang mendasar.
Data penerima bantuan di Karang Endah Selatan menunjukkan anomali yang mencolok.
Investigasi awal menemukan bahwa sejumlah warga yang memiliki aset dan pendapatan di atas rata-rata masih terdaftar sebagai penerima bantuan, sementara keluarga-keluarga yang hidup dalam kondisi memprihatinkan justru tidak terdata.
Proses distribusi bantuan juga menjadi sorotan utama, dengan warga mengeluhkan kurangnya informasi dan mekanisme pengawasan yang lemah, yang membuka peluang terjadinya penyimpangan dan praktik yang tidak adil.
Pemdes Karang Endah Selatan telah secara resmi mengajukan permohonan kepada Dinas Sosial setempat, disertai dengan bukti-bukti awal mengenai ketidakberesan data dan distribusi.
Soryyan Fasmala, S.T. menegaskan komitmennya untuk mengawal kasus ini hingga ke akar-akarnya, demi memastikan hak-hak warga miskin terpenuhi.
Dinas Sosial setempat belum memberikan tanggapan resmi terkait desakan resurvey ini. Namun, sumber internal mengindikasikan bahwa mereka akan segera menurunkan tim investigasi untuk menindaklanjuti laporan dari Pemdes Karang Endah Selatan.
Kasus di Karang Endah Selatan ini menjadi cermin bagi permasalahan serupa yang mungkin terjadi di daerah lain.
Masyarakat berharap agar tindakan tegas dari Pemdes dan respons cepat dari Dinas Sosial dapat membawa perubahan positif, memastikan bahwa program bantuan sosial benar-benar menyentuh mereka yang membutuhkan.
Reporter : Harum Mandeni










