Kompasnewsinvestigasi.Id~PALEMBANG – Demam Piala Dunia 2026 ternyata tidak hanya soal siapa yang juara, tetapi juga bagaimana momen tersebut bisa menjadi perekat sosial. Suasana hangat dan penuh keakraban tercipta di Perumahan Pondok Palem Indah, RT 80 RW 19, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Sumatera Selatan, melalui kegiatan nonton bareng (nobar) yang diinisiasi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Palembang, H. Muflihul Hasan, S.Ag.
Yang menarik dari acara ini adalah adanya “pertemuan” dua kubu suporter besar dunia. H. Muflihul Hasan secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Timnas Spanyol,
sementara tokoh pemudaRT 80 Bapak Robi citiling justru menjadi pendukung setia Timnas Argentina. Meski berada di kubu rival, keduanya tetap duduk berdampingan, menikmati pertandingan, dan saling bersenda gurau tanpa ada ketegangan sedikitpun.

“Ini bukti bahwa sepak bola bisa menyatukan kita, bukan memecah belah. Saya dukung Spanyol,
Pak Robi dukung Argentina, tapi di sini kami tetap bersaudara. Itulah esensi dari silaturahmi,” ujar H. Muflihul Hasan di sela-sela acara, senin (20/07/2026).
Acara yang digelar di area terbuka perumahan tersebut dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak muda yang energik hingga orang tua yang antusias. Tidak hanya warga RT 80, warga dari RT tetangga juga turut hadir, menjadikan suasana semakin meriah dan penuh warna.
Bapak Robi citilling tokoh pemuda RT 80 mengapresiasi inisiatif Kakan Kemenag yang mampu membawa suasana positif di lingkungan perumahan. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat efektif untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga yang selama ini mungkin jarang berinteraksi karena kesibukan masing-masing.
“Alhamdulillah, acaranya sangat kondusif. Anak muda dan orang tua bisa berkumpul, diskusi soal bola, dan tentu saja menjaga kerukunan. Walaupun tim favorit kami berbeda, semangat kebersamaannya satu,” kata Robi sambil berlinang air mata karna,
tim argentina yang di dukung nya kala dengan skor 1-0. Dan timnas spanyol menjadi juara dunia tahun 2026
Selain menonton pertandingan, panitia juga menyediakan konsumsi ringan dan menciptakan suasana yang ramah keluarga.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain bahwa perbedaan pilihan atau preferensi tidak harus menjadi penghalang untuk tetap hidup rukun dan damai.
(Tim Redaksi)











