Desa Melilian Dihantui Misteri Dua Papan Proyek Ada Apa dengan Pagar Desa

Muara Enim, Kompasnewsinvestigasi.id – Melilian, 29 November 2025 – Sebuah teka-teki anggaran mencuat di Desa Melilian, di mana proyek pembangunan pagar kantor desa justru menyajikan dua versi cerita berbeda. Dua papan informasi proyek yang seharusnya menjadi sumber kejelasan, malah menjadi pemicu polemik di kalangan warga. Benarkah ada yang disembunyikan di balik pagar yang tengah dibangun ini.

Menurut pantauan di lapangan, proyek pagar kantor desa saat ini masih dalam tahap pengerjaan. Namun, keberadaan dua papan informasi proyek dengan spesifikasi yang berbeda menimbulkan tanda tanya besar di kalangan warga.

“Dengan adanya dua papan informasi yang berbeda, kami menduga ada sesuatu yang tidak beres dalam proyek ini. Kami sebagai warga berhak tahu ke mana anggaran desa kami dialokasikan,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Menanggapi hal ini, beberapa tokoh masyarakat Desa Melilian mendesak pemerintah desa untuk segera memberikan klarifikasi terkait perbedaan informasi yang tertera pada kedua papan proyek tersebut. Mereka juga menuntut adanya transparansi dalam pengelolaan anggaran desa agar kepercayaan masyarakat tidak luntur.

“Kami berharap pemerintah desa dapat segera memberikan penjelasan yang komprehensif mengenai hal ini. Transparansi adalah kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” tegas salah seorang tokoh masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah Desa Melilian belum memberikan keterangan resmi terkait polemik dua papan informasi proyek ini.

Akankah misteri dua papan proyek ini terungkap? Warga Desa Melilian berharap agar kebenaran segera terkuak, sehingga proyek pembangunan dapat berjalan dengan lancar dan kepercayaan masyarakat kembali pulih. Kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua tentang pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proyek pembangunan. (Hrmd)

banner 300x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *