Kompasnewsivestigasi.Id~INDRALAYA – Suasana khidmat dan penuh semangat menyelimuti Lapangan Upacara Polres Ogan Ilir, Senin (20/07/2026). Untuk pertama kalinya, Kapolres Ogan Ilir yang baru dilantik, AKBP Rizka Aprianti, S.H., S.I.K., M.H., memimpin apel gabungan seluruh jajaran personel Polres Ogan Ilir.
Dalam amanatnya, AKBP Rizka Aprianti menekankan tiga poin utama sebagai fondasi kerja kepolisian di masa jabatannya: integritas, profesionalisme, dan pendekatan humanis kepada masyarakat. Sebagai perempuan pertama yang menduduki kursi nomor satu di Polres Ogan Ilir, ia berharap dapat membawa perspektif baru dalam penanganan masalah keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“Mulai hari ini, kita mulai babak baru. Saya minta setiap personel untuk bekerja dengan hati, bukan sekadar menggugurkan kewajiban. Masyarakat harus merasakan kehadiran polisi sebagai pelindung dan pengayom, bukan sosok yang ditakuti,” tegas Rizka di hadapan ratusan anggota.
Rizka juga mengingatkan agar seluruh personel tetap waspada terhadap potensi gangguan kamtibmas, termasuk penyebaran paham radikalisme dan terorisme, serta terus meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan konvensional seperti pencurian dan penipuan online yang marak terjadi belakangan ini.
Selain itu, Kapolres baru ini juga menyoroti pentingnya sinergi dengan elemen masyarakat. Ia mengajak seluruh Bhabinkamtibmas untuk lebih aktif turun ke desa-desa, mendengarkan keluhan warga, dan menyelesaikan masalah sejak dini sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
“Jangan tunggu laporan masuk. Jadilah polisi yang proaktif. Dekati tokoh agama, tokoh adat, dan pemuda. Kita bangun Ogan Ilir yang aman bersama-sama,” tambahnya.
Apel perdana ini juga menjadi momen perkenalan resmi antara AKBP Rizka Aprianti dengan seluruh jajarannya. Para personel tampak antusias menyambut kepemimpinan baru yang dinilai membawa energi positif dan komitmen kuat terhadap reformasi birokrasi di internal kepolisian.
Usai apel, AKBP Rizka Aprianti melanjutkan rangkaian kerjanya dengan mengunjungi sejumlah unit layanan dan berdialog langsung dengan para penyidik serta petugas lapangan untuk menyerap aspirasi dan kendala yang dihadapi di lapangan.
(Tim Redaksi)











