PT. Bank BRI Apresiasi Kinerja Polda sumsel  Atas Respon Cepat,Tindak Tegas Dugaan Kasus Kredit Fiktip

Kompasnewsinvestigasi. Id~PALEMBANG – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk mengambil sikap tegas terkait dugaan tindak pidana perbankan yang melibatkan modus sindikat kredit fiktif. Melalui Cabang Palembang, bank pelat merah ini secara resmi melaporkan kasus tersebut kepada Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan, menegaskan posisinya sebagai pihak korban yang dirugikan baik secara finansial maupun reputasi.

Pemimpin BRI Cabang Palembang, Agus Herman Pribadi, dalam keterangan resminya pada Rabu (1/7/2026), menyatakan bahwa langkah hukum ini merupakan wujud nyata dari komitmen BRI dalam menerapkan prinsip Zero Tolerance to Fraud atau nol toleransi terhadap segala bentuk kecurangan.

Bacaan Lainnya

“BRI merupakan pihak yang dirugikan dalam perkara tersebut. Kerugian tidak hanya bersifat materiil, tetapi juga berdampak pada kepercayaan masyarakat terhadap institusi kami. Oleh karena itu, kami tidak ragu untuk menempuh jalur hukum demi menjaga integritas dan lingkungan kerja yang bersih,” ujar Agus.

Agus menambahkan, manajemen BRI sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan memberikan apresiasi tinggi atas respons cepat serta profesionalisme jajaran Polda Sumsel dalam menindaklanjuti laporan tersebut. Langkah kolaboratif antara perbankan dan aparat penegak hukum ini diharapkan dapat mengungkap tuntas jaringan sindikat yang mencoba mengeksploitasi sistem perbankan.

Meski tengah menghadapi kasus hukum, BRI memastikan bahwa operasional layanan kepada nasabah tetap berjalan normal dan aman. Bank berkomitmen penuh untuk terus memperkuat pengawasan internal dan memegang teguh prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta prudential banking (perbankan yang berhati-hati) dalam setiap kebijakan kreditnya.

“Kami akan terus meningkatkan kewaspadaan dan verifikasi berlapis untuk mencegah terulangnya modus kejahatan serupa. Keamanan dana nasabah dan kesehatan aset bank adalah prioritas utama kami,” pungkas Agus.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi oknum-oknum yang mencoba memanipulasi data untuk keuntungan pribadi, sekaligus menunjukkan keseriusan BRI dalam melindungi aset negara dan kepentingan nasabah.

 

(Tim redaksi )

banner 300x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *