Muara Enim, Kompasnewsinvestigasi.id – Proyek pemasangan paving block di Desa Melilian, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, yang menggunakan anggaran dari APBD, menuai sorotan tajam dari warga setempat. Pasalnya, proyek ini tidak dilengkapi dengan papan informasi yang seharusnya memuat detail penting seperti anggaran, spesifikasi teknis, dan pihak pelaksana.
Ketiadaan papan informasi ini memicu dugaan kuat mengenai kurangnya transparansi dalam pelaksanaan proyek. Warga Desa Melilian mengaku tidak mengetahui berapa total anggaran yang dialokasikan untuk proyek ini, serta siapa kontraktor yang bertanggung jawab.
“Kami tidak tahu berapa anggaran proyek ini atau siapa pelaksananya. Papan informasi seharusnya dipasang agar warga bisa memantau,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, pemasangan paving block memang berlangsung tanpa adanya papan informasi proyek. Selain itu, tidak ada penjelasan resmi dari pihak terkait mengenai detail proyek tersebut. Hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga bahwa proyek ini tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Pada hari Sabtu, 29 November, awak media mencoba melakukan konfirmasi kepada kontraktor atau pihak pelaksana proyek, namun belum berhasil mendapatkan tanggapan.
Masyarakat Desa Melilian berharap agar pemerintah daerah dan pihak terkait dapat lebih transparan dalam melaksanakan proyek-proyek yang didanai oleh uang rakyat. Mereka menekankan pentingnya pemasangan papan informasi proyek sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi kepada publik.
“Kami meminta agar setiap proyek yang dibiayai dengan dana publik atau negara dilaksanakan secara transparan dan sesuai prosedur, termasuk memasang papan informasi proyek,” tegas salah seorang tokoh masyarakat Desa Melilian.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah daerah maupun kontraktor pelaksana terkait dugaan kurangnya transparansi dalam proyek pemasangan paving block di Desa Melilian ini.











