Banyuasin, Kompasnewsinvestigasi.id – Suryadi, S.L. Alias Itung, Ketua Unit Lembaga Watch Relation of Corruption Pengawas Aset Negara (WRC PAN-RI) Unit Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, dengan nada prihatin menyampaikan sorotannya terhadap kondisi Jalan Nasional Palembang-Betung yang kian memprihatinkan.
Kecelakaan lalu lintas yang terjadi beruntun pada Sabtu malam, (20/09/2025), menjadi bukti nyata betapa buruknya infrastruktur jalan tersebut.

“Dalam satu malam, dua kecelakaan terjadi akibat jalan yang macet dan bergelombang. Ini bukan lagi sekadar gangguan, tapi ancaman nyata bagi keselamatan pengguna jalan,” tegas Suryadi.
Kondisi jalan yang dipenuhi lubang besar dan permukaan yang tidak rata, menurutnya, sangat membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang rentan terjatuh.

Suryadi juga menyoroti status Jalan Nasional Palembang-Betung yang seharusnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi.
“Sebagai jalan nasional, seharusnya pemerintah provinsi memberikan perhatian khusus terhadap pemeliharaan dan perbaikan jalan ini.
Jangan sampai ada lagi korban akibat kelalaian,” ujarnya dengan nada geram.
Menyikapi kondisi ini, WRC PAN-RI Unit Kabupaten Banyuasin mendesak Pemerintah Provinsi untuk segera mengambil tindakan konkret.
“Kami berharap pemerintah tidak hanya memberikan janji-janji manis, tapi segera merealisasikan perbaikan jalan ini. Jangan sampai menunggu ada korban jiwa lagi,” tandasnya.
WRC PAN-RI juga berjanji akan terus mengawal dan memberikan masukan konstruktif kepada pemerintah demi perbaikan infrastruktur di wilayah ini.
Di penghujung pernyataannya, Suryadi memanjatkan doa, “Allahumma a’in hum ‘ala qiyami bi huquqi’ ibadik.” (Ya Allah, bantulah mereka [para pemimpin] untuk menunaikan hak-hak hamba-Mu), seraya berharap para pemimpin daerah tergerak hatinya untuk lebih peduli terhadap keselamatan rakyat.
Penulis/Editor/Pewarta: Sumsel










