Muara Enim, Kompasnewsinvestigasi.id – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Enim, Auliya Zulfahmi, menekankan pentingnya peran aktif koperasi internal Lapas dalam mendukung program pembinaan warga binaan. Hal ini disampaikan dalam rapat terbuka yang dihadiri oleh seluruh pengurus dan anggota koperasi pada Kamis, 30 Oktober.
Dalam arahannya, Kalapas Auliya Zulfahmi menjelaskan bahwa koperasi bukan hanya sekadar lembaga simpan-pinjam atau pengelolaan keuangan internal. Lebih dari itu, koperasi harus menjadi pilar pemberdayaan anggota, mendorong kesejahteraan bersama, dan berkontribusi secara nyata dalam pelaksanaan pembinaan warga binaan.
“Koperasi memiliki potensi besar untuk mendukung program pembinaan di Lapas. Misalnya, melalui penyediaan modal usaha bagi warga binaan yang memiliki keterampilan, atau dengan membeli hasil karya warga binaan untuk dipasarkan,” ujar Auliya Zulfahmi.
Kalapas juga menegaskan pentingnya semangat kebersamaan, kejujuran, dan transparansi dalam pengelolaan koperasi. “Koperasi ini milik kita semua. Kalau semua dipelihara dan dikelola dengan baik, maka manfaatnya akan dirasakan bersama. Jangan sampai ada praktik-praktik yang merugikan anggota atau menghambat kemajuan koperasi,” tegasnya.
Selain itu, Kalapas juga mengajak seluruh pengurus dan anggota koperasi untuk terus berinovasi dan mencari peluang baru dalam mengembangkan usaha koperasi. “Kita harus bisa memanfaatkan teknologi dan jaringan yang ada untuk meningkatkan daya saing koperasi. Dengan begitu, koperasi akan semakin kuat dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi seluruh anggota dan warga binaan,” pungkasnya.
Rapat tersebut juga membahas berbagai agenda penting lainnya, seperti evaluasi kinerja koperasi, penyusunan rencana kerja tahunan, dan peningkatan kapasitas pengurus dan anggota koperasi. Diharapkan, dengan adanya rapat ini, koperasi Lapas Muara Enim dapat semakin solid, transparan, dan berkontribusi positif bagi kesejahteraan anggota dan program pembinaan warga binaan.










