DUKA SEKOLAH: Siswi SMAN 22 Palembang Meninggal Dunia Setelah Pingsan Saat Akan Ikuti Upacara

Palembang – kompasnewsinvestigasi.id – Innalillahi wainnailaihi rojiun. Keluarga besar SMAN 22 Palembang berduka. Salah satu siswi kelas 10, Nurhaliza Padila, dinyatakan meninggal dunia setelah jatuh sakit dan pingsan saat mengikuti upacara bendera di sekolah, Senin (17/11/2025).

Menurut informasi yang dihimpun, Nurhaliza pingsan ketika upacara sedang berlangsung. Pihak sekolah segera memberikan pertolongan pertama dengan membawanya ke Unit Kesehatan Sekolah (UKS).

”Kami membenarkan kejadian itu dan telah berupaya melakukan pertolongan pertama. Siswi tersebut langsung dibawa ke ruang UKS,” ujar Humas SMAN 22, Sidi.

Setelah di UKS, pihak sekolah menghubungi keluarga korban. Nurhaliza kemudian dibawa pulang oleh keluarganya.

Namun, di tengah perjalanan, kondisi siswi tersebut dilaporkan semakin parah.

“Kita telah berupaya melakukan pertolongan, dan telah menawarkan kendaraan untuk di bawah pulang atau kerumah sakit tapi orang tua wali murid menolaknya,” ujar Sidi dan juga keterangan para guru di SMA 22.

Secara kebetulan, keluarga korban bertemu dengan pimpinan umum media kompas news investigasi yang sedang berada di sekitar pasar Talang Kelapo dan dengan sigab membawa mobil untuk melakukan pertolongan dan segera membawanya ke rumah sakit. Namun Tuhan berkata lain, di tengah perjalanan kondisi almarhumah memburuk.

Dalam perjalanan menuju RS Arasyid, kondisi Nurhaliza semakin kritis. Setibanya di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Arasyid, tim medis langsung sigap memberikan tindakan.

Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Kepala Ruangan IGD RS Arasyid, Ns. Zuhairi Lubis, S.Kep., menjelaskan bahwa pasien sudah meninggal dalam perjalanan.

”Pasien meninggal dalam perjalanan menuju ke Rumah Sakit Arasyid,” jelas Ns. Zuhairi Lubis.

Suryadi, Pimpinan umum media kompas news investigasi, sangat mengucapkan terima kasih kepada pihak managemen RS Arasyid, yang telah memberikan pertolongan pertama yang maksimal kepada pasien, namun tuhan berkata lain, pasien di nyatakan sudah meninggal dunia di tengah perjalan, menuju ke rumah sakit, untuk itu kami sangat mengucapkan terima kasih.

banner 300x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *