Kompasnewsinvestigasi.id~BANYUASIN – Kepala Desa Rantau Bayur, Heru Julian Franata, S.T., mengeluarkan himbauan resmi kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pengendara kendaraan berat, untuk mematuhi batas kapasitas muatan saat melintasi Jembatan Sungai Guntung. Himbauan ini disampaikan sebagai langkah preventif guna menjaga keamanan struktur jembatan serta menjamin kelancaran arus lalu lintas di wilayah tersebut.
Dalam pernyataannya, Heru Julian Franata menekankan bahwa Jembatan Sungai Guntung merupakan infrastruktur vital yang menghubungkan berbagai dusun dan menjadi jalur utama aktivitas ekonomi warga. Namun, kondisi jembatan memerlukan kehati-hatian ekstra, terutama bagi kendaraan bermuatan besar seperti truk pengangkut hasil bumi atau material bangunan.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara, khususnya kendaraan berat, untuk tidak memaksakan diri melintas jika muatan melebihi kapasitas yang diizinkan. Ini bukan hanya soal aturan, tapi soal nyawa dan keselamatan kita bersama. Kerusakan pada jembatan akan berdampak luas terhadap mobilitas warga,” ujar Heru Julian Franata, Selasa (11/08/2026).
Kades yang berlatar belakang teknik sipil ini juga menjelaskan bahwa beban berlebih dapat mempercepat kerusakan pada pondasi dan bentang jembatan, yang berpotensi menimbulkan risiko ambles atau longsor di area pendekatan jembatan. Oleh karena itu, ia meminta adanya kesadaran mandiri dari para pengusaha transportasi dan warga untuk melakukan overload check sebelum melintas.
Selain itu, perangkat desa setempat akan meningkatkan patroli dan pemasangan rambu-rambu peringatan di titik awal akses menuju jembatan. Warga juga dihimbau untuk saling mengingatkan jika melihat ada kendaraan yang terlihat overload atau berkendara ugal-ugalan di area jembatan.
“Kelancaran dan keamanan adalah tanggung jawab kita semua. Mari kita jaga aset desa ini agar tetap berfungsi optimal untuk kepentingan generasi mendatang,” tutupnya.
Himbauan ini mendapat respons positif dari sebagian besar warga dan pelaku usaha transportasi lokal, yang menyadari pentingnya menjaga infrastruktur demi keberlangsungan aktivitas sehari-hari di Desa Rantau Bayur.
(Tim Redaksi)











