MUARA ENIM, Kompasnewsinvestigasi.id – Setelah membuktikan kemampuan di ajang Sriwijaya International Championship 2025 lalu, Ksatria 0404 Taekwondo Club asal Muara Enim siap menghadapi tantangan baru. Klub dari Bumi Serasan Sekundang ini mengirimkan 62 atlet terbaiknya untuk berlaga di Kejuaraan Taekwondo NUSA 4 Cup 2026 yang akan digelar di Palembang.
Kontingen yang terdiri dari 5 atlet berprestasi dan 57 atlet pemula berangkat pada Jumat (06/02/2026) pukul 08.00 WIB dari Workshop PUPR Kabupaten Muara Enim menuju kota tuan rumah.
Kejuaraan yang diselenggarakan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Selatan diprediksi akan menjadi ajang kompetisi yang ketat.
Selain sebagai wadah persaingan, event tahunan ini juga berfungsi sebagai sarana pembinaan dan pemetaan potensi atlet taekwondo se-Sumatera Selatan.
Acara yang berlangsung selama dua hari, 7–8 Februari 2026, akan berlangsung di GOR Dempo Jakabaring, Palembang.
Tidak hanya dari Muara Enim, ratusan atlet dari berbagai klub taekwondo kabupaten dan kota se-Sumsel juga akan turut meramaikan ajang ini.
Sebelumnya, pada Sriwijaya International Championship 2025 yang digelar 22–25 November 2025 di GOR Ranau Jakabaring, klub ini telah mengirimkan 97 atlet dan bersaing dengan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia serta negara-negara tetangga.
M. Badriel, Ketua Club Ksatria 0404, menyampaikan tanggapan panjang terkait kesiapan timnya: “Kami telah mempersiapkan diri dengan sangat matang selama lebih dari tiga bulan untuk menghadapi NUSA 4 Cup 2026.
Mulai dari program latihan intensif yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing atlet, pemeriksaan kesehatan berkala, hingga pembekalan mental agar para atlet mampu menghadapi tekanan kompetisi dengan baik. Kami memiliki komitmen kuat untuk terus mengangkat nama baik Muara Enim dan Sumatera Selatan di kancah olahraga.
Lima atlet berprestasi yang kami kirim telah memiliki pengalaman berlaga di berbagai ajang tingkat provinsi dan nasional, sementara 57 atlet pemula merupakan bibit muda yang kami kembangkan dengan penuh perhatian.
Kami yakin para atlet kami tidak hanya mampu bersaing secara fair, tetapi juga akan meraih hasil yang membanggakan bagi klub dan daerah kita.
Dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, masyarakat, hingga keluarga atlet, telah menjadi energi tambahan bagi kami untuk terus berkembang.”
Sementara itu, Serda Thezar sebagai Pelatih Kepala memberikan tanggapan yang lebih rinci dan optimis:
“Selama enam pekan terakhir, kami menjalankan program latihan yang terstruktur dengan fokus pada teknik dasar, taktik bertanding, serta kebugaran fisik yang optimal.
Kami juga melakukan analisis terhadap gaya bermain atlet dari klub lain yang pernah berpartisipasi di ajang serupa, sehingga para atlet kami memiliki pemahaman yang jelas tentang tantangan yang akan dihadapi.
Untuk atlet pemula, kami memberikan pembekalan khusus tentang etika bertanding dan bagaimana menghadapi tekanan pertama kali di ajang sebesar ini. Semua atlet telah menunjukkan perkembangan yang luar biasa dalam setiap sesi latihan, baik dari segi kemampuan teknis maupun jiwa kompetitif yang tinggi.
Saya yakin dengan persiapan yang telah kami lakukan, setiap atlet akan mampu menunjukkan performa terbaik mereka dan menjadi contoh bagi generasi muda taekwondo di Muara Enim.” (DW).










