Kompasnewsinvestigasi. Id~Pangdam II/Sriwijaya yang diwakili oleh Kapoksahli Pangdam II/Swj, Brigjen TNI Junaidi M., S.Sos., M.Si., menghadiri Sidang Khusus Senat Terbuka dalam rangka pengukuhan Guru Besar di Graha Pendidikan Kampus Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri), Bukit Besar, Palembang, Selasa (21/04/2026).
Kehadiran perwakilan Kodam II/Sriwijaya tersebut menjadi wujud nyata dukungan TNI terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia serta kemajuan pendidikan tinggi di wilayah Sumatera Selatan.
Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh perwakilan Gubernur Sumatera Selatan, Asisten III Bidang Administrasi dan Umum, Bapak Panji, serta unsur Forkopimda dan berbagai mitra strategis, di antaranya Kajati Sumsel, BNN Provinsi Sumsel, hingga pimpinan BUMN seperti PT Semen Baturaja dan PT PLN (Persero).
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan sidang dan pembacaan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, dilanjutkan dengan orasi ilmiah dari dua Guru Besar yang dikukuhkan, yakni Prof. Dr. Eng. Ir. Tresna Dewi, S.T., M.Eng. dan Prof. Dr. Ir. Muhammad Yerizam, M.T.
Dalam kesempatan tersebut, Kapoksahli Pangdam II/Swj menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya dari keluarga besar Kodam II/Sriwijaya atas pencapaian gelar akademik tertinggi tersebut. Ia menegaskan bahwa pengukuhan Guru Besar tidak hanya menjadi kebanggaan bagi institusi Polsri, tetapi juga merupakan aset strategis bagi bangsa dalam mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara dunia militer dan akademisi dalam menciptakan inovasi yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Sumatera Selatan.
Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran senat serta tamu undangan tersebut berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme. Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto sebagai simbol kebersamaan serta penguatan kolaborasi lintas sektor.
Melalui momentum ini, Kodam II/Sriwijaya terus mendorong terjalinnya kolaborasi intelektual yang konstruktif guna mendukung pembangunan nasional berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi menuju ketahanan nasional yang tangguh.
( Novi )










