MUARA ENIM, Kompasnewsinvestigasi.id – Gemuruh semangat gotong royong menggema! Di bawah langit Bumi Serasan Sekundang yang kaya, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 0404/Muara Enim resmi dibuka oleh Wakil Bupati pada 8 Oktober 2025.
Kehadiran Brigjen TNI Adri Koesdyanto Danrem 044/Gapo semakin menambah semangat dan dukungan terhadap program TMMD ini.
Tiga desa terpencil – Harapan Jaya, Muara Harapan, dan Saka Jaya – menjadi saksi bisu dari sinergi indah antara TNI dan rakyat, sebuah kolaborasi yang menjanjikan harapan baru dan masa depan yang lebih gemilang.
Wakil Bupati Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, dengan senyum merekah menyampaikan rasa bangganya.
“TMMD ini bukan sekadar deretan proyek fisik, melainkan wujud nyata cinta dan kepedulian TNI kepada masyarakat. Ini adalah bukti bahwa bersama, kita bisa mewujudkan mimpi-mimpi yang selama ini terpendam,” ujarnya dengan nada penuh semangat.

Dansatgas TMMD ke-126, Dandim 0404/Muara Enim Letkol Arm Tri Budi Wijaya, S.H., dengan tatapan penuh keyakinan, menegaskan komitmennya.

“Kami datang bukan hanya membawa seragam dan peralatan, tetapi juga membawa hati yang tulus, siap berbaur, bekerja bersama, dan merasakan denyut nadi kehidupan masyarakat.
Setiap langkah yang kami ambil adalah langkah cinta, setiap sentuhan adalah sentuhan kasih, untuk mewujudkan desa impian yang mandiri, sejahtera, dan berkeadilan,” ucapnya dengan suara bergetar.
Membangun Infrastruktur dengan Sentuhan Kasih: Mewujudkan Mimpi yang Terpendam
Setiap proyek fisik dalam TMMD ke-126 ini bukan sekadar tumpukan material, melainkan simbol harapan dan fondasi bagi kehidupan yang lebih baik:

Pembukaan Jalan (965 M x 8 M):

“Bayangkan jalan ini sebagai urat nadi yang menghubungkan desa dengan dunia luar. Ini bukan sekadar aspal dan bebatuan, melainkan pintu gerbang menuju kemajuan, membuka akses bagi hasil bumi, pendidikan, dan layanan kesehatan. Jalan ini adalah untaian harapan yang menghubungkan mimpi dengan kenyataan, berkat kerjasama TNI dan rakyat,” ungkap Letkol Tri Budi dengan penuh semangat.

Pembuatan Plat Duiker (2 Unit):

“Di musim hujan, seringkali kita melihat jalan terputus, aktivitas terhambat. Plat duiker ini adalah solusi cerdas, memastikan konektivitas tetap terjaga, agar roda ekonomi terus berputar, dan anak-anak tetap bisa bersekolah dengan aman. Ini adalah jembatan kecil yang memiliki makna besar, investasi yang menjaga denyut kehidupan tetap berdetak, bagi kelancaran hidup,” jelasnya dengan senyum.

Rehabilitasi Mushola Darunnajah di Desa Harapan’ Jaya di rehab Guna mewujudkan Kabupaten Muara Enim Sebagai Kota Santri

“Mushola adalah oase spiritual, tempat hati berlabuh dan mencari ketenangan. Di tengah kesibukan membangun fisik, kami tidak melupakan pembangunan jiwa. Rehabilitasi mushola ini akan memberikan rumah ibadah yang lebih nyaman dan layak, mempererat tali silaturahmi, dan memancarkan cahaya kebaikan di desa ini,” kata Dansatgas dengan nada khidmat.
Beliau menambahkan,”Mushola yang telah direhabilitasi ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang lebih representatif, tempat anak-anak belajar mengaji dengan lebih nyaman, remaja berdiskusi, dan orang tua bertukar pengalaman.
Lebih dari sekadar bangunan fisik, mushola ini adalah ruang suci yang memancarkan kedamaian, tempat jiwa menemukan ketenangan, serta menjadi simbol persatuan dan kesatuan, dan sumber inspirasi bagi seluruh warga desa.
Kami ingin mushola ini menjadi mercusuar spiritual, membimbing masyarakat menuju kehidupan yang lebih bermakna dan berakhlak mulia, sekaligus menjadi simpul kebersamaan yang tak terpisahkan dari denyut nadi kehidupan desa.”
Bedah Rumah (2 Unit):

“Melihat saudara kita hidup di rumah yang kurang layak adalah luka di hati kami. Melalui bedah rumah, kami ingin memberikan kehangatan, kenyamanan, dan rasa aman. Setiap rumah yang kami sentuh adalah harapan baru bagi sebuah keluarga, memberikan mereka tempat berlindung yang layak dan penuh cinta,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Pembuatan Pos Kamling (7 Unit): “Keamanan adalah hak setiap warga.
Pos kamling ini bukan sekadar bangunan, melainkan simbol kebersamaan dalam menjaga lingkungan. Kami ingin warga bisa tidur nyenyak, tanpa rasa khawatir, karena mereka tahu ada tetangga dan TNI yang selalu siap siaga melindungi,” kata Letkol Tri Budi dengan tegas.
Pembuatan Sumur Bor (5 Unit) dan MCK (1 Unit): “Air adalah sumber kehidupan, dan sanitasi yang layak adalah cermin peradaban.

Kami ingin memastikan setiap keluarga memiliki akses terhadap air bersih dan sanitasi yang sehat, agar mereka bisa hidup lebih sehat, sejahtera, dan bermartabat,” tegasnya dengan penuh keyakinan.

Menyentuh Hati, Membangun Jiwa: Penyuluhan yang Menginspirasi dan Memotivasi
TMMD ke-126 tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun sumber daya manusia, melalui serangkaian penyuluhan yang dirancang untuk menyentuh hati dan membuka cakrawala baru:
Pembangunan SDM dan Kaula Muda Berkarakter Religius:
“Generasi muda adalah harapan bangsa. Kami ingin mereka tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berjiwa kepemimpinan.
Kami ingin menanamkan nilai-nilai agama dan moral sejak dini, agar mereka menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas dan berdedikasi,” ujar Letkol Tri Budi dengan penuh semangat.
Penyuluhan Wawasan Kebangsaan dan Peningkatan Bela Negara:
“Cinta tanah air adalah fondasi utama dalam menjaga keutuhan NKRI. Kami ingin menggelorakan semangat kebangsaan, menumbuhkan rasa bangga menjadi bangsa Indonesia, dan membekali masyarakat dengan pengetahuan tentang bela negara, agar mereka siap menjaga kedaulatan dan kehormatan bangsa,” kata Dansatgas dengan nada berapi-api.
Penyuluhan Dokumen Kependudukan:
“Setiap warga negara berhak diakui dan dilindungi oleh negara. Kami ingin memastikan setiap warga memiliki dokumen kependudukan yang lengkap, agar mereka bisa mendapatkan akses terhadap layanan publik dan merasakan kehadiran negara di tengah-tengah mereka,” jelasnya dengan penuh perhatian.
Penyuluhan Pengolahan Lahan di Sekitar Rumah dan Kebun (Peningkatan Ketahanan Pangan):
“Lahan adalah sumber kehidupan. Kami ingin mengajarkan masyarakat cara memanfaatkan lahan pekarangan untuk menghasilkan pangan yang sehat dan bergizi, agar mereka bisa mandiri, berdaya, dan berkontribusi pada ketahanan pangan nasional,” kata Letkol Tri Budi dengan antusias.
Penyuluhan Pencegahan Kelahiran Anak Kurang dari 19 Tahun, Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi:
“Keluarga adalah fondasi masyarakat. Kami ingin memberikan edukasi tentang pentingnya perencanaan keluarga, kesehatan reproduksi, dan pencegahan pernikahan dini, agar setiap anak lahir dari keluarga yang siap, sehat, dan penuh cinta, sehingga tercipta generasi penerus yang berkualitas,” ujarnya dengan penuh kepedulian.
Penyuluhan Pengembangan Destinasi Wisata dan Ekonomi Kreatif (Ekraf):
“Muara Enim memiliki potensi wisata dan ekonomi kreatif yang luar biasa. Kami ingin menginspirasi masyarakat untuk menggali potensi ini, menciptakan produk-produk unggulan, dan mengembangkan destinasi wisata yang menarik, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan menciptakan lapangan kerja baru,” kata Dansatgas dengan penuh visi.
Penyuluhan Budidaya Kolam Terpal: “Ini adalah solusi cerdas untuk meningkatkan pendapatan keluarga dan mewujudkan ketahanan pangan.
Kami akan memberikan pelatihan tentang cara budidaya ikan yang mudah, murah, dan menguntungkan, agar setiap keluarga bisa memiliki sumber protein yang terjangkau,” jelas Letkol Tri Budi.
Penyuluhan Bahaya Narkoba: “Narkoba adalah musuh kita bersama.
Kami akan terus memerangi narkoba dengan memberikan edukasi tentang bahaya narkoba, cara menghindarinya, dan pentingnya menjaga generasi muda dari pengaruh buruk narkoba,” tegas Dansatgas dengan nada prihatin.
Penyuluhan Pelayanan Kesehatan Usia Produktif, Posyandu, dan Posbindu:
“Kesehatan adalah investasi masa depan. Kami ingin meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas, agar mereka bisa hidup sehat, produktif, dan berkontribusi pada pembangunan daerah,” ujarnya.
Penyuluhan Koperasi dan UMKM: “Koperasi dan UMKM adalah tulang punggung perekonomian kerakyatan.
Kami ingin mendorong semangat kewirausahaan, memberikan pelatihan tentang manajemen bisnis, pemasaran, dan akses permodalan, agar UMKM bisa tumbuh dan berkembang, sehingga tercipta lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Letkol Tri Budi.
Penyuluhan Penanaman Bibit Jagung: “Jagung adalah komoditas strategis untuk ketahanan pangan. Kami akan memberikan bantuan bibit jagung unggul, memberikan pelatihan tentang teknik penanaman yang baik, dan memberikan pendampingan agar petani bisa meningkatkan hasil panen dan mencapai kemandirian pangan,” pungkasnya.
Penyuluhan Film: “Film adalah media yang ampuh untuk menyampaikan pesan-pesan positif, menginspirasi, dan memotivasi.
Kami akan memutar film-film inspiratif yang dapat membangkitkan semangat gotong royong, cinta tanah air, dan kepedulian sosial,” tutup Dansatgas dengan senyum.
Letkol Arm Tri Budi Wijaya, S.H., mengakhiri dengan harapan tulus.
“TMMD ke-126 ini adalah momentum untuk mempererat tali persaudaraan, membangun desa yang lebih baik, dan mewujudkan Muara Enim yang lebih sejahtera.
Dengan sinergi TNI dan rakyat, kita bisa menabur cinta dan memanen kesejahteraan di Bumi Serasan Sekundang,” pungkasnya dengan optimis, meninggalkan kesan mendalam di hati setiap yang hadir.
Sumber TMMD KE-125 TA 2025 Kodim 0404/Muara Enim Korem 044/Gapo Kodam II/Sriwijaya
Penulis Editor : Deni Wijaya











